Jakarta, – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer masih menjalani pemeriksaan intensif oleh KPK di Jakarta Selatan. Langkah ini menyusul adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK terhadap Noel, sapaan akrab Immanuel Ebenezer, pada Rabu (20/8) malam.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan peristiwa ini. Meski demikian, dirinya belum menyebutkan apa status Immanuel Ebenezer setelah ditangkap. Terkait hal ini, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menjelaskan latar belakang penangkapan hingga status Immanuel Ebenezer.
“Benar terkait informasi tersebut. Kegiatan lapangan, saat ini teman-teman masih berproses. Jadi kita sama-sama menunggu. Nanti kita pasti akan update ya, kegiatan ini terkait perkara apa, pihak-pihak siapa saja yang diamankan,” kata Budi di gedung KPK Kamis (21/8).
Immanuel Ebenezer ditangkap terkait kasus pemerasan pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja. Namun, hingga saat ini, KPK belum menjelaskan identitas perusahaan yang telah diperas oleh Immanuel Ebenezer termasuk nominal pemerasan.
“Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3,” kata Ketua KPK Komjen Pol Drs. Setyo Budiyanto S.H., M.H., saat dihubungi, Kamis (21/8/2025).
Sejauh ini, ada 14 orang yang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut.
KPK juga mengamankan 22 kendaraan dalam OTT Wamenaker. Puluhan kendaraan itu terdiri atas 15 mobil dan tujuh motor.
(Red/Rezha LDD)

















