JAKARTA, Ini Berita- Selasa (19/8) Presiden Prabowo Mengundang Panglima TNI Jendral Agus Subianto dan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo Di Istana Negara.
Pertemuan Dengan Orang Nomor Satu Negeri ini Membahas Tindak Lanjut Instruksinya Terkait Penegakan Hukum Terhadap Pertambangan Ilegal Yamg Merugikan Negara Hampir Rp. 300 Triliun.
Hadir Juga Dalam Pertemuan Jajaran Kementrian diantaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dan Menlu Sugiono. Lalu, ada pula Mensesneg Prasetyo Hadi, Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Ketika Dikonfirmasi Rabu (20/8) , Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya Membenarkan terkait Instruksi Presiden soal Penutupan Tambang Ilegal.
Menurutnya Presiden Prabowo Subianto memanggil Panglima TNI, Kapolri mendadak dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Hambalang, Selasa (19/8/2025) malam kemarin, yakni berkaitan dengan penanganan tambang ilegal.
Menurut Teddy Dalam pertemuan tertutup yang berlangsung lebih dari empat jam tersebut, Presiden Prabowo meminta update dari beberapa persoalan penertiban kawasan hutan dan tambang ilegal.
” Iyah Benar Di undang Panglima TNI dan Kapolri dan Beberapa Menteri bahas Update Tindak Lanjut Persoalan Tambang Ilegal,” tegasnya.
(Af)

















