Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
Balai Wilayah Sungai

Mega Proyek Waduk Bulango Ulu, Investasi Jangka Panjang Untuk Pangan, Air, dan Energi di Gorontalo

7
×

Mega Proyek Waduk Bulango Ulu, Investasi Jangka Panjang Untuk Pangan, Air, dan Energi di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
banner 500x150

Ini Berita, Gorontalo – Mega Proyek Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, terus menunjukkan kemajuan signifikan dan kini memasuki fase krusial penyelesaian.

Proyek yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) ini telah digagas sejak 2018 dan mulai dikerjakan secara fisik pada Juli 2019 sebagai upaya memperkuat ketahanan sumber daya air dan pangan di kawasan timur Indonesia.

Hingga Januari 2026, progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu telah mencapai 91 persen, baik dari sisi fisik maupun realisasi anggaran.

Capaian ini menandakan bahwa proyek raksasa tersebut berada pada jalur yang tepat untuk diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah.

Bendungan Bulango Ulu dibangun di wilayah Desa Tulo’a, Desa Mongolingo, dan Desa Owata, dengan fungsi multifungsi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan jangka panjang masyarakat Gorontalo, mulai dari sektor pertanian, penyediaan air baku, energi terbarukan, hingga pengendalian banjir.

Optimisme Penyelesaian Tahun Ini

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Bulango Ulu, Febrian Kusmajaya, ST., MT, dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo, menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh rangkaian pekerjaan dapat dituntaskan pada tahun ini.

Menurutnya, konsistensi progres yang seimbang antara pekerjaan fisik dan anggaran menjadi indikator kuat bahwa proyek tersebut dikelola secara terukur dan profesional.

“Target kami tahun ini Bendungan Bulango Ulu bisa diselesaikan. Kami mohon doa dan dukungan agar seluruh tahapan pekerjaan dapat dikejar sesuai dengan target yang telah direncanakan,” ujar Febrian.

Ia juga berharap penyelesaian bendungan ini nantinya dapat dirangkaikan dengan kunjungan Presiden Republik Indonesia, sekaligus menjadi momentum peresmian waduk Bulango Ulu sebagai simbol pembangunan strategis di Gorontalo.

Lahan Hampir Tuntas, Dukungan Masyarakat Kuat

Terkait pembebasan lahan, Febrian menjelaskan bahwa secara umum proses tersebut telah berada pada tahap akhir. Di luar kawasan eks transmigrasi Desa Owata, hanya tersisa beberapa bidang tanam tumbuh yang masih dalam proses penyelesaian administrasi.

“Untuk bidang tanahnya, pada prinsipnya sudah hampir seluruhnya bebas, sekitar 99 persen. Yang tersisa hanya tanam tumbuh di beberapa lokasi. Data detailnya berada pada rekan-rekan PPK Pembebasan Lahan,” jelasnya.

Lebih jauh, Febrian menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan Bendungan Bulango Ulu berlangsung kondusif berkat dukungan penuh masyarakat sekitar. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga kelancaran proyek berskala besar ini.

Penopang Ketahanan Pangan dan Energi

Secara fungsional, Bendungan Bulango Ulu dirancang sebagai infrastruktur strategis untuk mendukung ketahanan pangan nasional, sejalan dengan program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Bendungan ini akan menyuplai air irigasi ke sejumlah daerah irigasi utama di wilayah hilir, seperti D.I Lomaya, D.I Alale, dan D.I Pilohayanga, dengan cakupan lahan mencapai sekitar 4.900 hektare.

Selain itu, terdapat potensi pengembangan daerah irigasi baru seluas 757 hektare, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperluas kawasan pangan produktif di Gorontalo.

Dari sisi ketahanan energi, Bendungan Bulango Ulu memiliki potensi menghasilkan listrik sebesar 4,9 Mega Watt melalui pembangkit listrik tenaga air.

Kawasan genangan bendungan juga membuka peluang pemanfaatan energi tenaga surya, sebagai bagian dari penguatan energi bersih dan ramah lingkungan.

Sumber Air Baku dan Pengendali Banjir

Tidak hanya itu, Bendungan Bulango Ulu juga diproyeksikan menjadi sumber air baku bagi masyarakat di Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango, dan Kota Gorontalo, menjawab kebutuhan air bersih yang terus meningkat.

Dalam aspek mitigasi bencana, bendungan ini dirancang mampu mereduksi potensi banjir hingga 60 persen. Dengan dukungan sistem peringatan dini serta informasi cuaca dari BMKG, pengelola bendungan dapat melakukan pengaturan elevasi tampungan untuk menahan debit banjir sebelum mencapai wilayah hilir Sungai Bulango.

Harapan untuk Masa Depan Gorontalo

Febrian berharap penyelesaian Bendungan Bulango Ulu dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Gorontalo, baik dari sisi ekonomi, ketahanan pangan, maupun keberlanjutan lingkungan.

“Harapan kami, pekerjaan ini bisa rampung tahun ini, sehingga manfaat Bendungan Bulango Ulu dapat segera dirasakan oleh masyarakat Gorontalo pada tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.

Dengan segala potensi dan fungsi strategis yang dimilikinya, Bendungan Bulango Ulu diproyeksikan menjadi ikon pembangunan dan fondasi masa depan Gorontalo yang lebih mandiri, tangguh, dan berkelanjutan.

banner 325x300
Example 120x600
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *