Jakarta, – Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., bersama Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo S.H., M.Hum., M.Si., M.M., melayat ke rumah duka Meriyati Hoegeng, istri dari Kapolri ke-5 almarhum Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di kawasan Pesona Khayangan, Depok, Selasa (3/2/2026).
Dalam kunjungannya, Jenderal Pol. Listyo Sigit menyampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya sosok yang akrab disapa Eyang Meri tersebut di usia 100 tahun. Kapolri mengenang pesan mendalam almarhumah yang selalu mengingatkan jajaran kepolisian untuk menjaga integritas institusi.
“Beliau selalu berpesan agar kami menjaga institusi Polri sesuai dengan teladan Bapak Hoegeng. Kepergian Eyang Meri adalah kehilangan besar bagi kami, namun kami berkomitmen untuk terus menjaga amanat beliau,” ujar Jenderal Pol. Listyo Sigit.
Kapolri beserta rombongan sempat berdoa dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga besar Hoegeng. Jenderal Pol. Listyo Sigit juga menyalami anak kedua Eyang Meri, Aditya Soetanto Hoegeng, serta cucu Krisnadi Ramajaya Hoegeng (Rama Hoegeng).
Selain Kapolri dan Wakapolri, tampak hadir Irwasum Polri Komjen Pol. Wahyu Widada dan As SDM Irjen Pol. Anwar, serta sejumlah pejabat Polri lainnya. Sebelumnya, Mendagri Jenderal Pol. (Purn) Prof. Muhammad Tito Karnavian Ph.D., dan Wamendagri Komjen Pol. (Purn) Dr. Akhmad Wiyagus juga datang melayat.
Eyang Meri meninggal akibat sakit yang dideritanya setelah menjalani perawatan di rumah sakit Kramat Jati hingga tutup usia sekitar pukul 13.24 WIB dan akan dimakamkan di Giri Tama Tonjong, Bogor pada Rabu (4/2/2026).
Meriyati lahir pada 23 Juni 1925, putri pasangan Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe. Ia menikah dengan Jenderal Pol. (Purn) Hoegeng pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta, dan dikaruniai tiga anak: Renny Soerjanti Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng, dan Sri Pamujining Rahayu.
(Red/Rezha LDD)

















