Gorontalo, – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., memimpin langsung pelaksanaan Program Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Taman Buah, Jalan Prof. Dr. HB Jassin, Kelurahan Limba U I, Kecamatan Kota Selatan, Jumat (27/02/2026).
Didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si., dan Kapolresta Gorontalo Kota, Kapolda menegaskan bahwa gerakan ini dikemas dalam inisiatif lokal bertajuk JAGO ASRI (Jaga Gorontalo Tetap Asri). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini mengusung tema “Kebersihan Sebagian Dari Iman, Mari Bersihkan Hati Bersihkan Lingkungan.”
Dalam arahannya, Irjen Pol. Widodo menjelaskan bahwa tujuan utama JAGO ASRI adalah mengembalikan fungsi ruang publik agar bersih, indah, dan nyaman, terutama dalam menyambut Hari Raya Idulfitri dan arus mudik mendatang.
“Kita ingin wajah daerah ini bersih dan tertata sehingga memberikan kesan positif. JAGO ASRI bukan hanya soal bersih, tapi juga indah. Sebagai bentuk transparansi dan motivasi, kami akan mendokumentasikan kondisi before-after lokasi yang dibersihkan,” ujar Irjen Pol. Widodo.
Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi dengan Pemerintah Daerah dalam pemeliharaan aset publik. Ia berharap dinas terkait, seperti Dinas Kebersihan dan Pertamanan, dapat melanjutkan perawatan secara berkelanjutan agar lokasi yang telah dibersihkan tidak kembali terbengkalai.
“Jangan hanya hari ini dibersihkan lalu dibiarkan hingga rusak lagi. Harus ada maintenance rutin. Jika lingkungan asri dan tertata, masyarakat maupun anggota Polri akan merasa betah dan nyaman berada di Gorontalo,” tegasnya.
Selama bulan Ramadan, instruksi pembersihan lokasi strategis termasuk tempat ibadah telah disebarkan ke seluruh jajaran Polres hingga Polsek. Gerakan ini merujuk pada empat pilar utama pembangunan lingkungan hidup sesuai arahan Presiden RI:
* Aman: Lingkungan bebas bahaya dan kondusif bagi Kamtibmas.
* Sehat: Sanitasi dan sirkulasi udara yang baik untuk pola hidup sehat.
* Resik: Kebersihan ruang kerja dan pelayanan publik sebagai cermin kedisiplinan.
* Indah: Penataan taman dan penghijauan sarana prasarana.
Penataan lingkungan mako dan fasilitas publik ini dinilai strategis untuk mencegah bahaya internal, seperti kebakaran, sekaligus meningkatkan semangat kerja anggota. Dengan lingkungan yang representatif, Polri diharapkan makin profesional dan terpercaya di mata masyarakat.
Aksi kerja bakti di Taman Buah tersebut berakhir pada pukul 10.00 WITA dengan tertib. Kedepannya, program ini akan dilaksanakan secara terjadwal dan dievaluasi berkala, khususnya di wilayah hukum Polsek Kota Selatan.
(Red/Rezha LDD)

















