Jakarta, – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Jenderal Pol. (Purn) Drs. Agus Andrianto S.H., M.H., menerima penghargaan “Tokoh Transformasi Pelayanan Imigrasi dan Pemasyarakatan Berdampak” dalam acara detikcom Awards 2025 yang diselenggarakan di The Westin Jakarta, Selasa (25/11).
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Menteri Agus Andrianto memimpin Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menghadirkan rangkaian inovasi pelayanan publik yang dinilai membawa perubahan signifikan bagi masyarakat dan negara.
Jika melihat Otobiografi Menteri Imipas, Agus Andrianto Menjabat, telah berhasil melakukan transformasi besar dengan menghadirkan berbagai inovasi seperti aplikasi All Indonesia, Golden Visa, dan Immigration Lounge di bandara.
Usai menerima penghargaan, Menteri Agus Andrianto menyampaikan capaian tersebut adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran. “Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh petugas yang bekerja siang dan malam menghadirkan layanan yang makin baik,” ujarnya.
Ia menegaskan transformasi layanan tidak boleh berhenti. “Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan Imigrasi dan Pemasyarakatan yang cepat, transparan, dan profesional,” tambah Menteri Agus.
Ajang detikcom Awards bertema “Apresiasi Karya Insan Nusantara, Merajut Indonesia Gemilang” tahun ini menilai Menteri Imipas Agus Andrianto sebagai figur yang menghadirkan terobosan nyata pada layanan publik Imigrasi dan Pemasyarakatan. Inovasi berbasis digital, standardisasi prosedur, dan percepatan layanan menjadi faktor penilaian penting.
Di bidang Pemasyarakatan, sejak menjabat, Menteri Imipas Agus Andrianto telah berhasil memperkuat reformasi pembinaan, mendorong produktivitas Warga Binaan, dan mengoptimalkan aset negara untuk meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak. Upaya ini dinilai mencerminkan arah pembangunan layanan yang modern dan akuntabel. Di sisi lain, Menteri Imipas Agus Andrianto juga berhasil memperkuat layanan imigrasi melalui aplikasi terpadu, perluasan autogate, dan percepatan layanan dokumen perjalanan.
Langkah ini mempercepat digitalisasi, memperluas autogate, serta meningkatkan efisiensi dan kenyamanan layanan publik.
Selain itu Reformasi juga menyentuh bidang pemasyarakatan melalui program produktif warga binaan dan optimalisasi aset negara, termasuk lahan Nusakambangan. Hasil reformasi itu, hingga pertengahan November 2025, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kemenimipas mencapai Rp 9,2 triliun. Capaian itu menunjukkan efektivitas reformasi birokrasi dan budaya kerja baru yang profesional serta berdampak nyata bagi negara.
Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan transformasi Imigrasi dan Pemasyarakatan merupakan bagian dari komitmen mewujudkan layanan publik yang sederhana, cepat, dan dapat dipercaya.
Ia berharap penghargaan tersebut makin memotivasi jajarannya untuk memberikan kinerja terbaik. “Yang terpenting adalah konsistensi. Ke depan, kita akan terus memperkuat layanan yang sudah ada dengan inovasi-inovasi lainnya,” katanya.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas berbagai langkah perbaikan layanan publik yang dijalankan secara berkesinambungan. Transformasi yang berlangsung diharapkan terus memperkuat profesionalisme birokrasi dan kualitas layanan publik.
Diketahui detikcom Awards 2025 kembali digelar untuk memberikan apresiasi bagi yang berkontribusi nyata untuk Indonesia. Tahun ini, ajang penghargaan mengusung tema ‘Apresiasi Karya Insan Nusantara, Merajut Indonesia Gemilang’.
Penghargaan ini ditujukan bagi individu, pelaku usaha, dan unsur pemerintah yang telah menorehkan prestasi serta memberi dampak signifikan bagi bangsa. Awards ini menyoroti karya, tata kelola, dan pencapaian unggul di berbagai bidang. Ajang ini menjadi salah satu cara detikcom untuk menjaga semangat berkarya, berdedikasi, dan bertransformasi dalam ‘rumah besar’ Indonesia.
(Agus Flores)

















