Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Dari Kalteng ke Jakarta: Jejak Kedekatan Agus Flores dengan Masyarakat Dayak Tak Pernah Pudar

6
×

Dari Kalteng ke Jakarta: Jejak Kedekatan Agus Flores dengan Masyarakat Dayak Tak Pernah Pudar

Sebarkan artikel ini
banner 500x150

Samarinda, – Hubungan antara sosok Agus Flores dan masyarakat Dayak Kalimantan Tengah bukanlah kisah yang muncul secara tiba-tiba. Kedekatan itu telah terjalin sejak lama, bahkan sejak masa kepemimpinan Dedy Prasetyo ketika menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Tengah.

Pada masa itu, sejumlah tokoh masyarakat Dayak mulai mengenal Agus Flores sebagai pribadi yang berani namun tetap rendah hati. Karakter yang tegas tetapi bersahaja membuat namanya cepat dikenal di kalangan masyarakat Dayak Kalimantan Tengah.

Bagi sebagian tokoh adat dan masyarakat Dayak, Agus Flores bukan hanya dikenal sebagai seorang tokoh dari luar daerah. Ia juga dikenal sebagai cucu dari seorang polisi bernama Andrias Ade yang berasal dari Flores. Latar belakang itu justru semakin memperkaya cerita tentang sosoknya di mata masyarakat.

Dalam berbagai kesempatan, Agus Flores dinilai memiliki sikap yang mudah bergaul, tidak menjaga jarak, dan mampu berkomunikasi dengan siapa saja. Hal itu membuat masyarakat Dayak merasa dihargai dan diperlakukan dengan penuh kehangatan.

Kedekatan tersebut juga terlihat ketika masyarakat Dayak Kalimantan Tengah berkunjung ke Jakarta. Banyak di antara mereka mengaku pernah bertemu langsung dan berdiskusi dengan Agus Flores.

Pertemuan itu bahkan berlangsung di kantornya yang berada di kawasan elit Plaza Indonesia, salah satu pusat aktivitas di jantung ibu kota.

Bagi masyarakat Dayak yang datang dari daerah, sambutan yang diberikan Agus Flores menjadi pengalaman yang berkesan. Mereka mengaku disambut dengan hangat, penuh senyuman, dan diajak berdialog tanpa sekat.

“Ketika kami datang ke Jakarta, beliau menyambut kami dengan sangat baik. Kami diajak berbincang dan berdiskusi seperti keluarga sendiri,” ujar salah satu tokoh masyarakat Dayak Kalimantan Tengah.

Menurutnya, sikap Agus Flores yang terbuka dan tidak menunjukkan kesombongan membuat masyarakat Dayak merasa dihargai.

Di tengah berbagai dinamika sosial dan komunikasi publik yang sering kali keras, Agus Flores justru dikenal oleh masyarakat Dayak sebagai figur penyejuk.

Keberaniannya dalam menyampaikan pandangan tetap dibarengi dengan sikap santun dan terbuka dalam berdialog. Hal itu membuat banyak tokoh masyarakat Dayak menilai Agus Flores sebagai pribadi yang mampu menjembatani komunikasi dengan baik.

Salah satu tokoh masyarakat Dayak Kalimantan Tengah mengatakan bahwa hubungan tersebut bukan hanya hubungan perkenalan biasa, tetapi telah berkembang menjadi hubungan persahabatan.

“Beliau itu orangnya tegas, tetapi tidak pernah meninggikan diri. Kami masyarakat Dayak mengenalnya sebagai sosok yang sederhana, mudah diajak bicara, dan menghargai orang lain,” ujar tokoh masyarakat Dayak tersebut.

Menanggapi kedekatan tersebut, Agus Flores sendiri menegaskan bahwa hubungan dengan masyarakat Dayak Kalimantan Tengah baginya adalah bagian dari persaudaraan yang harus dijaga.

Menurutnya, masyarakat Dayak memiliki nilai budaya yang kuat, menjunjung tinggi persaudaraan, serta memiliki sikap terbuka terhadap siapa pun yang datang dengan niat baik.

“Saya sangat menghormati masyarakat Dayak. Mereka memiliki budaya yang kuat dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. Bagi saya, hubungan baik ini harus terus dijaga,” ujar Agus Flores.

Ia juga menegaskan bahwa komunikasi dan silaturahmi harus terus dirawat agar hubungan antar daerah dan antar masyarakat tetap harmonis.

“Ketika saudara-saudara dari Kalimantan Tengah datang ke Jakarta, tentu kita sambut dengan baik. Itu bagian dari persaudaraan. Kita harus saling menghargai dan menjaga hubungan baik,” tambahnya.

Bagi sebagian masyarakat Dayak Kalimantan Tengah, perjalanan waktu tidak menghapus cerita tentang kedekatan tersebut. Nama Agus Flores masih kerap disebut dalam berbagai perbincangan sebagai sosok yang pernah menjalin komunikasi hangat dengan mereka.

Hubungan yang terjalin sejak masa lalu itu kini menjadi bagian dari cerita yang terus dikenang.

Di mata masyarakat Dayak Kalimantan Tengah, Agus Flores bukan hanya dikenal sebagai sosok yang berani, tetapi juga pribadi yang sederhana, terbuka, dan mampu menjadi penyejuk dalam setiap komunikasi.

Karena itulah, hingga hari ini, nama Agus Flores masih dianggap memiliki tempat tersendiri dalam ingatan sebagian masyarakat Dayak Kalimantan Tengah.

(Red/Tim FRN)

banner 325x300
Example 120x600
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *