SIDOARJO, iniberita.com – Ketegangan sempat memuncak di kawasan Perumahan Trompo Asri, Desa Trompo, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, pada Jumat malam (11/4/2025) sekitar pukul 19.00 WIB, saat sekelompok pria yang diduga merupakan debt collector nyaris menjadi sasaran amuk massa.
Keributan dipicu oleh aksi pengejaran terhadap seorang pengemudi mobil bernama Muhammad Tajul Anwar, warga Dusun Tampung, Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Tajul baru saja pulang dari Bandara Juanda usai mengantar keluarganya yang berangkat umrah.
Menurut keterangan warga, saat melintas di jalur Gempol–Pasuruan, mobil Daihatsu Sigra merah bernomor polisi S 1615 XJ yang dikendarai Tajul dibuntuti oleh sejumlah pria tak dikenal yang gerak-geriknya mencurigakan.
“Kelihatan banget kalau Pak Tajul itu panik. Dia langsung belok ke perumahan sini, mungkin karena merasa takut dan butuh pertolongan,” ujar Arifin salah satu warga Trompo Asri.
Sesampainya di perumahan, Tajul diberhentikan oleh para pria tersebut yang kemudian mengaku sebagai petugas dari sebuah perusahaan pembiayaan. Namun, karena tak menunjukkan identitas resmi dan cara mereka yang dianggap meresahkan, warga langsung bereaksi.
“Iya, katanya mereka debt collector. Tapi caranya itu loh, main kejar-kejaran seperti mau begal. Wajar kalau warga curiga dan marah,” ungkap Nur Hasanah warga yang berada di lokasi.
Situasi pun memanas saat terjadi adu mulut antara Tajul dan para penagih utang itu. Merasa tak aman, Tajul meminta bantuan warga setempat. Tak lama kemudian, puluhan warga dari kampung halamannya di Dusun Tampung berdatangan ke lokasi setelah mendapat kabar.
Ketegangan hampir berujung bentrok fisik, namun aparat kepolisian dari Polsek Jabon yang datang tepat waktu dan berhasil meredam situasi.
“Polisi langsung mengamankan lokasi setelah menerima laporan warga,” pungkasnya.
(Bar/Weni Anggita)

















