IDUL FITRI, iniberita.com – Suasana Lebaran di Dusun Gunung Gebang, Desa Karangsari, Malang, tahun ini begitu hangat dan penuh keakraban. Tradisi saling berkunjung dan bersilaturahmi kembali hidup, mengingatkan akan masa lalu yang sarat dengan nilai kebersamaan.
Sejak pagi, warga telah bersiap dengan pakaian terbaik mereka untuk mengunjungi rumah saudara, tetangga, dan kerabat. Anak-anak muda dengan penuh semangat menyambangi rumah-rumah warga yang lebih tua, begitu pula sebaliknya. Jarak bukan menjadi penghalang, bahkan mereka yang tinggal jauh pun menyempatkan diri untuk pulang dan berkumpul dengan keluarga.
“Inilah yang kami rindukan dari Lebaran. Bisa berkumpul, saling bermaafan, dan merasakan kembali kebersamaan seperti dulu,” ujar Yudi, salah satu pemuda Desa di Gunung Gebang.
Selain berjabat tangan dan saling memaafkan, suasana Lebaran di desa semakin semarak dengan aneka hidangan khas yang tersaji di setiap rumah. Sagon, Canggae, Mantari, Manalagi hingga aneka kue kering menjadi sajian istimewa yang mempererat kebersamaan dalam keluarga.
Suasana semakin meriah dengan canda tawa anak-anak yang berlarian dengan ceria, menerima uang Lebaran dari para orang tua dan sanak saudara. Lantunan takbir dan doa yang berkumandang dari masjid dan mushola menambah kesyahduan hari kemenangan ini.
“Kami berharap tradisi ini tetap lestari. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, menjaga tali silaturahmi dan saling menghargai satu sama lain menjadi hal yang sangat penting,” tambah Yudi.
Lebaran di Dusun Gunung Gebang tahun ini benar-benar menghadirkan kembali kenangan indah masa lalu, di mana kebersamaan dan kekeluargaan menjadi inti dari perayaan Hari Raya Idul Fitri. Semoga kehangatan dan tradisi ini terus terjaga di tahun-tahun mendatang.
(iniberita/selasa 1 April 2025)

















