Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
NasionalTNI & POLRI

Kapolri Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026: Wujudkan Mudik Aman dan Keluarga Bahagia

5
×

Kapolri Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026: Wujudkan Mudik Aman dan Keluarga Bahagia

Sebarkan artikel ini
banner 500x150

Jakarta – Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Auditorium Mutiara, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Senin (2/3/2026). Rapat ini digelar guna memantapkan strategi pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriyah melalui Operasi Ketupat 2026.

Mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Kapolri bersinergi dengan jajaran menteri dan kepala lembaga guna memastikan seluruh tahapan Lebaran berjalan lancar sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 161.243 personel gabungan disiapkan untuk mengawal pergerakan masyarakat yang diprediksi mencapai 143,9 juta orang.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam pertemuan strategis ini, di antaranya Menko PMK Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Selain itu, hadir pula perwakilan Panglima TNI, Kepala BNPB, Kepala BMKG, serta jajaran Direktur Utama BUMN seperti Pertamina, Jasa Marga, dan Jasa Raharja. Rapat juga diikuti oleh 302 peserta secara tatap muka, termasuk 28 PJU Mabes Polri dan 36 kapolda dari seluruh Indonesia. Sementara itu, para Kapolres dan jajaran Forkopimda di seluruh Indonesia mengikuti jalannya rakor secara daring.

Dalam struktur Operasi Ketupat 2026, Kapolri bertindak sebagai Penanggung Jawab Kebijakan Operasi (Bijakops), didampingi Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo sebagai Wakil Penanggung Jawab. Adapun kendali teknis di lapangan dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho selaku Kepala Operasi Pusat (Kaopspus).

“Persiapan pengamanan harus betul-betul dilaksanakan secara optimal, begitu pula dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,” tegas Jenderal Pol. Listyo Sigit dalam paparannya.

Total personel yang diterjunkan terdiri atas 89.228 anggota Polri dan 72.015 personel instansi terkait, mulai dari TNI, Dishub, Satpol PP, hingga organisasi masyarakat. Fokus pengamanan mencakup kelancaran arus lalu lintas di jalan tol dan arteri, pengamanan 121.803 masjid untuk salat Id, serta pengawasan di lebih dari 4.000 objek wisata.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, mayoritas pemudik diprediksi akan menggunakan mobil pribadi dan sepeda motor. Guna mendukung hal tersebut, Polri telah menyiapkan 2.746 posko yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 343 Pos Terpadu di berbagai titik strategis.

Kapolri juga memberikan atensi khusus pada titik-titik rawan kemacetan (bottleneck), seperti KM 48 Tol Jakarta-Cikampek (turunan MBZ) dan Gerbang Tol Kalikangkung KM 414. Skema rekayasa lalu lintas berupa one way, contra flow, hingga ganjil-genap telah disiapkan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB).

Operasi Ketupat 2026 direncanakan mulai bergulir pada pertengahan Maret 2026, menyesuaikan dengan prediksi puncak arus mudik gelombang pertama yang diperkirakan jatuh pada 14-15 Maret mendatang. Melalui koordinasi ini, seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menjamin ketersediaan pangan, kelancaran lalu lintas, hingga mitigasi bencana demi kenyamanan masyarakat merayakan Idul Fitri.

(Red/Rezha LDD)

banner 325x300
Example 120x600
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *