Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
NasionalTNI & POLRI

Presiden Prabowo Tegaskan Akuntabilitas Individu di Polri: “Anak Murid Salah, Jangan Kepala Sekolah yang Dicopot”

3
×

Presiden Prabowo Tegaskan Akuntabilitas Individu di Polri: “Anak Murid Salah, Jangan Kepala Sekolah yang Dicopot”

Sebarkan artikel ini
banner 500x150

Jakarta, – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan tegas mengenai pentingnya menjaga marwah institusi Polri melalui akuntabilitas individu. Hal tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengakui bahwa saat ini Polri kerap menjadi sasaran kritik publik. Ia merefleksikan bahwa kondisi serupa pernah dialami oleh TNI di masa lalu. “TNI juga dulu jadi sasaran. Jenderal-jenderal yang paling hebat dimaki-maki, dituduh penjahat perang, hingga dituduh melanggar HAM,” kenang Presiden Prabowo.

Presiden kemudian memberikan analogi institusi Polri layaknya sebuah sekolah. Ia menyoroti ketidakadilan yang terjadi jika kesalahan seorang oknum atau “murid” justru dibebankan sepenuhnya kepada pimpinan atau “kepala sekolah”.

“Masa anak murid yang salah, kepala sekolahnya yang dicopot? Seharusnya tindak murid yang melakukan pelanggaran tersebut,” ujar Presiden di hadapan jajaran pimpinan Polri.

“Masa anak murid yang salah, kepala sekolahnya yang dicopot? Seharusnya tindak murid yang melakukan pelanggaran tersebut,” ujar Presiden di hadapan jajaran pimpinan Polri.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa anggota Polri yang bermasalah harus ditindak tegas sesuai aturan. Baginya, oknum-oknum inilah yang merusak citra dan integritas Korps Bhayangkara di mata masyarakat. Prabowo pun berpesan agar para pimpinan Polri memiliki mental baja dalam menghadapi tekanan, termasuk serangan di media sosial.

“Kalian diberi bintang di pundak untuk tahan banting, tahan makian, dan tahan serangan, apalagi di media sosial yang banyak buzzer-nya. Kita harus tegar. Selagi kita berbuat baik untuk rakyat dan negara, kita harus bangga,” ucapnya.

Selain masalah internal, Presiden meminta seluruh personel Polri tetap tenang dan tidak reaktif dalam menghadapi kritik maupun hujatan dari pihak luar. Ia menekankan agar Polri fokus pada pengabdian dan pembuktian melalui kinerja nyata.

“Jangan dibalas, biarkan saja. Kalian harus terus berkarya dan membuktikan diri dengan prestasi. Saya bangga dan puas dengan prestasi (Polri) hari ini,” tegas Prabowo.

Melalui arahan ini, Presiden berharap Polri dapat terus bertransformasi menjadi institusi yang lebih profesional dan semakin dicintai rakyat melalui hasil kerja yang konkret, bukan sekadar kata-kata.

(Red/Tim FRN)

banner 325x300
Example 120x600
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *