Jakarta, – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Response (PW FRN) Counter Polri, Agus Flores, memberikan tanggapan keras terkait viralnya desakan dari koalisi oposisi yang meminta Ketua Komisi III DPR RI diganti. Desakan tersebut muncul setelah Ketua Komisi III dinilai terlalu membela Kapolri dalam berbagai kebijakan.
Saat dikonfirmasi media pada Minggu (8/2), Agus Flores menyatakan dukungannya terhadap sikap tegas pimpinan Komisi III DPR RI, Habiburokhman. Menurutnya, argumen yang disampaikan pimpinan Komisi III jauh lebih berkualitas dibandingkan tuntutan oposisi.
“Pendapat Habiburokhman saya dukung sepenuhnya. Itu pendapat berkualitas. Tidak ada hubungannya reformasi Polri dengan pergantian Kapolri; itu dua pengertian yang berbeda. Jika ingin mengurus reformasi Polri, jangan dikaitkan dengan pergantian jabatan Kapolri,” tegas pria bernama lengkap Raden Mas MH Agus Rugiarto SH tersebut.
Lebih lanjut, Agus Flores meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dilemparkan pihak yang ia sebut sebagai ‘koalisi sampah’. Ia menilai pergerakan tersebut sarat akan kepentingan kelompok tertentu, bukan murni aspirasi rakyat.
“Rakyat sejauh ini biasa saja dan masih menyukai kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Saat ini, fokus kita seharusnya bukan pada lama atau tidaknya seseorang menjabat, melainkan apa yang telah ia perbuat untuk negara dan rakyat,” lanjutnya.
Pemimpin YLKI di dua daerah ini juga menambahkan bahwa pihak yang memiliki legal standing atau wewenang konstitusional untuk mempersoalkan jabatan Kapolri hanyalah DPR RI, bukan kelompok-kelompok di luar sistem pemerintahan.
“Masyarakat harus bijak melihat mana gerakan yang membawa kepentingan tersembunyi dan mana yang benar-benar berdasarkan suara murni masyarakat,” pungkas Agus Flores.
(Red/Rezha LDD)

















