Magelang, – Polresta Magelang, Polda Jawa Tengah saat ini tengah mendalami laporan dugaan penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan seleksi penerimaan anggota TNI AU. Kasus tersebut mencuat setelah seorang warga yang didampingi Pujiyanto, dikenal dengan sebutan Yanto Petuk’s, Bersama kuasa hukum korban R.Mas MH Agus Rugiarto, S.H atau Agus Flores, melaporkan ke Polresta Magelang diduga korban penipuan hingga mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Agus Flores, kuasa hukum korban, mengatakan bahwa kliennya dijanjikan anaknya dapat diterima sebagai anggota TNI AU melalui jalur khusus oleh orang Jakarta dengan inisial DDI, JR dan DW. “Korban telah menyerahkan uang sejumlah ratusan juta rupiah kepada pelaku dengan harapan anaknya dapat lolos seleksi,” ujar Agus Flores.
Polresta Magelang Polda Jawa Tengah telah menerima laporan tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penipuan ini. “Kami akan mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa pelaku penipuan dapat diadili,” kata Kapolresta Magelang, Kasat Reskrim Polresta Magelang
Kasus penipuan ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin mendaftar menjadi anggota TNI AU. Polresta Magelang Polda Jawa Tengah mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan tidak percaya dengan iming-iming kelulusan seleksi dengan cara tidak resmi.
“Jangan pernah memberikan uang atau informasi pribadi kepada orang yang tidak dikenal, terutama jika mereka menjanjikan kelulusan seleksi dengan cara tidak resmi,” ujar kasat Reskrim Polresta Magelang
Polresta Magelang Polda Jawa Tengah akan terus melakukan penyelidikan dan meminta masyarakat untuk melaporkan jika ada informasi atau dugaan penipuan serupa.
(Red/Rezha LDD)

















