Jakarta, Padahal Dirkrimsus Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol. Edwar Zulkarnain Simak masih Baru, Hanya Karena Slowrespon Terhadap Wartawan Ketika Minta Klarifikasi.
Ketika Dikonfirmasi Ketua Umum Fast Respon Counter Polri Agus Flores Hanya bisa katakan, Ganti orang seperti itu, Selain Merusak Nama Polri, Juga Nama Kapolda dan Kapolri dimata Masyarakat, terkait Ghosting dan Pemberantas Tambang Ilegal.
” Saran Saya, Orang Seperti itu, Kapolri harus Ambil Sikap Diganti, Dirkrimsusnya” Tegas Agus.
Masalah apa itu? Hingga berani Tokoh Penggiat Anti Tambang Ilegal, Yang Dikenal Sangat Dekat Dengan Presiden ke 7 Jokowi Berani bicara ” Ganti Dirkrimsusnya”
Ternyata terkait Viralnya Vidio Tambang Ilegal Katingan yang Merajalela, tanpa sentuhan Hukum Sama Sekali.
Bahkan Membahayakan Ekosistem Hutan Flora Fauna, Lingkungan dan Masyarakat disekitar Tambang Tersebut, dan Lokasi Tersebut Diwilayah Kawasan Hutan.
” Saya ngak Senang Kalau Pejabat Utama (PJU) Di Kepolisian Ketika Dikonfirmasi Wartawan Slowrespon, Sekarang ini Kepolisian lagi Goyang, soal Dibawah Kementrian atau Presiden, kalian buat ulah yang bertentangan dengan Program Kapolri Jangan Ghosting dan Tambang Ilegal Dibersihkan, Apalagi Persoalan itu Terkait Isu Sentral Tambang Ilegal,” tegas Agus Flores Rabu (4/2)
Ternyata Bukan Wartawan Saja Pihak Dirkrimsus Yang Baru Tersebut Slowrespon menanggapi Konfirmasi Terkait Tambang Ilegal Di Kalteng, Ternyata Sekelas Agus Flores Saat Mengkonfirmasi Ke Dirkrimsus Polda Kalteng Tidak Ditanggapi, Alias Slowrespon.
” Wah Ternyata Sama, Seperti Keluhan Wartawan, Orangnya Slowrespon Terkait Saat Dikonfirmasi,” tegasnya.
Diketahui , Rekam Digital Agus Flores, Sempat dizaman Kapolda Kalteng Dedi Prasetyo, Kapolri Mengatensi Tambang Ilegal Ditutup Total.
” Tolong Jangan Bikin Ulah Lagi, Tolong Yang Viral Seperti Tambang Ilegal Di Katingan Dibersihkan, Jangan Bikin malu di Masyarakat, Kalau Tidak Dibersihkan, Nanti Dibilang Polisi Yang Main Disitu,”
Hingga Berita ini Ditayangkan, Pihak Ini Berita Menunggu Konfirmasi Langsung Dari Dirkrimsus Polda Kalteng Kepada Wartawan.

















