Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
KriminalNasionalTNI & POLRI

Bareskrim Polri Telusuri Sungai Tamiang, Perambakan Hutan Diduga Kuat Pemicu Banjir Bandang

16
×

Bareskrim Polri Telusuri Sungai Tamiang, Perambakan Hutan Diduga Kuat Pemicu Banjir Bandang

Sebarkan artikel ini
banner 500x150

Aceh Tamiang, — Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipiter) Bareskrim Polri melakukan penelusuran langsung di sepanjang aliran Sungai Tamiang pada Senin dan Selasa (5–6 Januari 2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Dirtipiter Bareskrim Polri Brigjen Pol Moh. Irhamni bersama tim penyelidik guna mengungkap penyebab banjir bandang yang melanda wilayah Tamiang Aceh.

Dalam hasil awal kegiatan tersebut, Bareskrim Polri mengakui bahwa perambakan hutan di kawasan hutan diduga menjadi penyebab utama terjadinya banjir bandang. Kerusakan daerah resapan air di bagian hulu sungai dinilai memperparah debit air saat curah hujan meningkat.

Meski kondisi cuaca di lokasi terpantau rintik hujan, tim Bareskrim tetap menjalankan tugas dengan menyusuri aliran sungai untuk mengumpulkan bukti, data lapangan, serta menelusuri indikasi tindak pidana lingkungan.

Menanggapi langkah cepat Bareskrim Polri tersebut, Ketua Umum PW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara, Agus Flores, memberikan apresiasi tinggi atas keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Kami dari PW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara sangat mengapresiasi langkah tegas Bareskrim Polri yang turun langsung ke lapangan. Ini membuktikan Polri hadir dan serius menangani kejahatan lingkungan, khususnya perambakan hutan yang telah merugikan rakyat dan menyebabkan bencana,” tegas Agus Flores.

Agus Flores juga menekankan bahwa kasus perusakan hutan tidak boleh berhenti pada temuan lapangan semata, namun harus berlanjut hingga penindakan hukum terhadap pelaku dan pihak yang terlibat, baik individu maupun korporasi.

“Kami berharap hasil penelusuran ini diikuti dengan proses hukum yang transparan dan berkeadilan, agar ada efek jera dan bencana serupa tidak terulang kembali,” tambahnya.

Kehadiran Bareskrim Polri di Tamiang Aceh diharapkan menjadi titik awal pemulihan lingkungan serta perlindungan nyata bagi masyarakat yang selama ini terdampak langsung oleh banjir bandang.

(Red/Rezha LDD)

banner 325x300
Example 120x600
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *